Cara Sukses Budidaya Ikan Hias Paling Ampuh Terbaru 2020

Budidaya Ikan Hias – pembudidayaan ikan hias menjadi peluang yang besar dan penghasilan yang memuaskan. Pasalnya pecinta ikan hias di belahan dunia tidak bisa dihitung alias banyak peminatnya. adakalanya  ikan hias air tawar dan ikan hias air laut.

Budidaya Ikan
Ketika orang sudah hobi dengan ikan hias rela didepan aquarim berjam-jam hanya melihat keindahan dan warna warni lenggok berbagai Jenis Ikan Hias, dan untuk memilikinya pecinta ikan hias rela mengeluarkan uang berjuta-jutaan. Hal tersebut menjadi peluang yang menguntungkan, dengan modal yang tergolong kecil dan sedikit  keterampilan budidaya ikan hias akan mampu mendapatkan potensial income dari budidaya ikan hias. Pasaran ikan hias juga terbilang cukup mudah terutama di kota-kota besar seperti Tangerah, Cilegon, Serang, dan lain sebagainya.
Budidaya Ikan


Budidaya Ikan Hias

Agar budidaya ikan hias mendapatkan ikan yang baik, bisa dengan selalu menjaga kualitas dan kuantitas ikan hias, menjaga kualitas dan kuantitas harus mengetahui ilmu untuk budidaya ikan hias, oleh karena itu kami situs Budidaya Ikan Hias  akan menyajikan cara budidaya ikan hias, berikut cara dan syaratnya.

Wadah budidaya ikan hias


Pembudidaya ikan hias bisa menggunakan berbagai jenis wadah asalkan dapat menampung air dan tidak bocor,wadah yang sering digunakan pembudidaya ikan hias adalah akuarium, Kolam Ideal untuk Budidaya Ikan Hias, kolam terpal dan bak fiber glass dengan berbagai ukuran sesuai dengan popularitas ikan hias yang dibudidaya.
Budidaya Ikan


Lingkungan Hidup Ikan Hias Air


Setiap ikan hias memiliki popularitas dan kemampuan hidup pada lingkungan yang beragam, harus sesuai habitatnya sendiri, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi lingkungan hidup ikan hias yaitu air, suhu, derajat, keasaman (PH), Keadaan air, kandungan oksigen dan kecerahan air. Jadi untuk budidaya ikan hias yang menghasilkan ikan berkualitas harus memperhatikan beberapa aspek diatas.

Lingkungan air yang ideal untuk ikan hias adalah untuk suhu air 24 – 300C, PH 6-7, oksigen terlarut > 3 ppm dan kecerahan air 30 – 60 cm sehingga pas untuk lingkungan ikan hias saat budidaya ikan hias. Sedangkan untuk sumber ikan hias antara lain air tanah, air sungai, air pam. Jenis air tersebut harus diendapkan terlebih dahulu dalam kurun waktu antara 12 hingga 24 jam supaya kandungan oksigen bisa terlarut dan gas-gas berbahaya bisa hilang.

Untuk pembuatan PH air pada budidaya ikan hias bisa dengan memberikan kapur pertanian atau kapur bordo dengan dosis yang sesuai apabila air tersebut terlalu asam dan basa. Kesadahan air berarti kandungan mineral seperti kalsium,magnesium, dan seng. Untuk tinggi kesadahan dipengaruhi kondisi lingkungan sekitar seperti jenis tanaman sekitar dan micro organism sumber air sekitar. Kesadahan atau kekerasan air yang ideal untuk budidaya ikan hias berkisar 70 hingga 100 HD.

Sedangkan kandungan nitrit untuk budidaya ikan hias berasal dari sisa pakan, kotoran, ikan, lumut, dan tanaman mati terdekomposisi dalam siklus nitrogen. Kandungan tersebut berguna untuk kesehatan yang akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan ikan hias. Kandungan nitrit juga sangat penting untuk budidaya ikan hias.

Pakan Ikan Hias


Pakan budidaya ikan hias yang ideal adalah pakan alami dan buatan, jenis yang di berikan adalah infusoria, kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, artemia, serangga, kodok, ikan hidup/ mati. Sedangkan untuk pakan buatan yang berbahan dasar alami, biasanya berbentuk pellet yang memiliki kadar proteinnya diatur sesuai kebutuhan dan kapasitas ikan hias.

Calon Indukan Ikan Hias


Budidaya ikan hias membutuhkan calon indukan ikan hias yang berkualitas, saat pemijahan diperlukan indukan ikan jantan beserta betina dengan catatan harus sudah cukup umur dan sudah matang gonad ( kelamin) , untuk mengetahui ikan hias sudah matang gonad bisa dilihat dengan cirri-ciri berikut.

Ciri indukan betina yang matang gonad adalah perut gendut kearah genital, ketika diraba akan terasa lembek serta halus, genital menonjol atau membuka, saat di urut akan keluar beberapa telur. Indukan betina yang seperti itu sudah siap pemijahan.

Ciri indukan Jantan matang gonad adalah disaat diurut kearah genital akan mengeluarkan cairan sperma. Ikan hias sudah matang gonad biasanya sudah berumur 4 hingga 12 bulan, namun itu tergantung jenis ikannya. Kemudian jika sudah memiliki indukan betina dan jantan bisa langsung di pijahkan.

Pemijahan Ikan Hias


Pemijahan ikan hias terdapat 2 sistem pemijahan yaitu pemijahan internal dan pemiijahan eksternal. Internal artinya beranak, didalam perut ikan hias betina terdapat telur yang sudah dibuahi ikan hias jantan, sedangkan pemijahan eksternal yaitu bertelur, telur akan keluar saat perkawinan dimulai, saat telur keluar dengan kurun waktu tertentu akan menetas menjadi anakan ikan hias.

Untuk pemijahan ikan hias manual bisa menyuntikkan hormone (induced spawning), bisa dilakukan tanpa harus menunggu lama, agar anakan ikan hias berkembang dengan baik, usahakan saat pemijahan jangan mengawinkan pasangan ikan satu keturunan.

Penetasan Telur Ikan Hias


Untuk waktu penetasan telur ikan hias tidak bisa disamakan, setiap ikan hias berbeda-beda, biasanya telur ikan akan menetas setelah 24 jam menjadi larva. Inkubasi atau penetasan telur bisa dilakukan didalam akuarium, kolam semen, corong dan happa. Yang terpenting dalam proses penetasan dipisahkan dari indukan ikan hias seperti ikan koki dan komet. Namun tidak semua jenis ikan dilakukan sama, ada beberapa jenis ikan yang dicampur dengan indukan seperti ikan nila.

Perawatan Larva Ikan Hias


Budidaya ikan hias tidak lepas dengan adanya larva ikan hias, larva ikan hias bisa diletakkan disemua tempat asalkan sesuai dengan tempat ideal budidaya ikan hias. Setelah penetasan lebih seminggu larva tidak perlu dikasih makan karena sudah membawa cadangan makanan berupa kuning telor ( yolksack), setelah seminggu harus diberi pakan seperti kutu air, cacing sutera dan jenis pakan lainnya. Adapun waktu pemberian pakan dilakukan pada pagi dan sore.

Populasi benih ikan hias harus sesuai dengan luas tempat budidaya ikan hias, ketika populasi ikan hias terlalu padat akan menyebabkan pertumbuhan ikan hias lambat, dan apabila terlalu longgar menyebabkan pemborosan karena tidak efisien untuk penggunaan media budidaya ikan hias.

Proses perawatan benih inilah yang dikategorikan proses paling susah layaknya merawat bayi manusia, air yang digunakan juga harus selalu bersih, pasalnya air yang dijadikan tempat hidup benih ikan hias mengalami penurunan kualitas, kotor akibat dari sisa makanan dan kotoran ikan.

Cara menyikapi kolam benih budidaya ikan hias adalah harus terdapan alat pembersih air, dengan cara membuka pipa pembuangan air sekitar 3/4 bagian air, setelah itu di isi kembali sesuai kadar air yang dibuang. Dengan air yang selalu bersih menjadikan ikan hias bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Hama dan Penyakit


Budidaya ikan hias tidak lepas adanya hama dan penyakit, hama yang perlu diwaspadai adalah Ular, Burung, Kodok, Larva, Capung, Keong dan lain sebagainya . dan salah satu penyakit yang menyerang ikan hias adalah serangan parasit.

Ada juga penyakit yang muncul saat budidaya ikan hias dari non parasit, penyakit tersebut datang dari sisa pakan yang tidak termakan. Disini perlu untuk memberikan pakan sewajarnya sesuai kebutuhan, pasalnya jika tidak sewajarnya menyebabkan kadar oksigen berkurang dan menimbulkan racun.

Budidaya ikan hias yang berhasil harus memperhatikan beberapa aspek diatas yang sudah dijelaskan situs Pusat Ikan Hias Budidayaikanhias.com, dengan demikian semoga menambah ilmu pengetahuan yang nantinya akan berakibat meningkatnya omset pecinta ikan hias tiap bulannya.

Post a Comment

0 Comments