Cara Budidaya Ikan Manfish Termudah Buat Sukses Dini

Budidaya Ikan Manfish - Manfish merupakan salah satu ikan hias yang dikenal dengan istilah Angel Fish berasal dari Amazon Amerika Selatan. Ikan ini termasuk golongan family Cichlidae. Di Indonesia terdapat beberapa jenis ikan manfish yang berkembang biak, diantara jenisnya adalah Diamond (Berlian), Imperial, Marble dan Black-White. Diamond (Berlian) dengan warna perak mengkilat hingga hijau keabuan.

Ikan manfish terdapat ciri pada bagian kepala atas dengan wana kuning hingga coklat kehitaman yang menyur hingga punggung ikan. Manfish Imperial memiliki warna dasar perak, tapi tubuhnya dihiasi empat buah garis berwarna hitam secara vertical.  Sedangkan untuk jenis ikan manfish Black-White memiliki warna hitam pada separuh tubuhny di bagian belakang, serta warna putih menghiasi separuh bagian depan.
budidaya ikan manfish


Ikan Manfish merupakan ikan yang banyak idolanya, bagi para pecinta ikan hias khususnya memburu jenis ikan ini dengan membudidayakan ikan manfish.  Budidaya ikan hias menjadi peluang bisnis yang menguntungkan, Sebenarnya semua orang bisa membudidayakan ikan manfish dengan mudah, namun tentunya dengen memperhatikan panduan dan cara budidaya ikan manfish dengan baik.


CARA BUDIDAYA IKAN MANFISH


Banyak pembudidaya ikan manfish yang tidak mengetahui Cara budidaya ikan manfish yang benar, Meskipun bisa memijahkan dan membesarkan ikan manfish, tapi kalau tidak berdasarkan cara yang benar maka budidaya ikan manfish tidaklah efektif. Dan kali ini kami Situs Budidaya Ikan Hias akan merangkum Cara Budidaya Ikan Manfish sebagai berikut.

Pengelolaan Induk Ikan Manfish


Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membudidaya ikan manfish adalah harus mencari indukan ikan manfish yang berkualitas, pasalnya untuk mendapatkan anakan ikan manfish yang baik maka harus membutuhkan indukan manfish yang berkualitas pula. Indukan manfish yang baik harusnya berumur 7 bulan dengan ukuran kurang lebih 7,5 cm.

Agar nantinya proses pemijahan ikan manfish berjalan dengan lancar, anda harus merawat indukan ikan manfish dengan baik , antara lain dengan memberikan pakan yang baik seperti jentik nyamuk, cacing Tubifex, atau Chironomous. Karena Indukan ikan manfish sangat rentan terhadap penyakit, maka perlu indukan ikan manfish diberikan obat secara periodic , obat yang biasa digunakan antara lain adalah Oxytetracycline dan garam.


Sebelumnya, pembudidaya ikan hias manfish harus bisa membedakan indukan manfish jantan dan indukan manfish betina, adapun cirri-cirinya sebagai berikut.

Ciri Indukan Ikan Manfish


Indukan jantan ikan manfish berciri dengan ukuran tubuh lebih besar dibandingkan dengan indukan betina, selain itu indukan jantan pada bagian antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung, badan lebih ramping. Sedangkan untuk indukan betina ikan manfish memiliki tubuh yang lebih kecil dan pada bagian perut lebih besar dan terlihat menonjol.
budidaya ikan manfsih

Teknik Pemijahan Ikan Manfish



Setelah pembudidaya ikan hias manfish tahu akan cara membedakan indukan hias manfish jantan dan patina, langkah selanjutnya masuk pada pembahasan teknik pemijahan ikan manfish. Pemijahan bisa dilakukan pada akuarium berukuran 60x50x40 cm3 dengan tinggi air ± 30 cm, didalamnya terdapat aerasi suplai oksigen agar ikan hidup dengan baik.

Jangan lupa berilah substrat yang halus didalam kolam pemijahan, pasalnya telur yang akan ditetaskan akan menempel pada substrat yang sudah anda siapkan. Ikan Manfish lebih suka berada pada suasana gelap dan tenang, jadi pada dinding akuarium bisa ditempelkan kertas /plastic berwarna gelap.

Indukan ikan Manfish akan melakukan proses pemijahan pada malam hari, dengan cara indukan betina menempelkan telurnya pada substrat dan ikan jantan akan mengikuti dengan menemprotkan sperma pada telur hingga akhirnya telur tersebut terbuahi.Jumlah telur yang akan dihasilkan berkisar 500-1000 butir, tergolong banyak sehingga sekali pemijahan anda akan mendapatkan banyak keuntungan.

Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva Ikan Manfish




Setelah telur ikan sudah terbuahi, kemudian masuk pada proses penetasan telur ikan dan pemeliharaan larva ikan manfish. telur yang menempel pada supstrat kemudian dipindahkan di penetasan telur berukuran 60x50x40 cm3 untuk ditetaskan. proses penetasan berlangsung selama 2 hingga 3 hari, pada saat penetasan pastikan anda memberikan obat anti jamur seperti  Methyline Blue dengan dosis 1 ppm.

Selain memberikan obat anti jamur, kestabilan suhu juga harus terjaga dengan suhu standard yaitu 27-28 derajat celcius. dan setelah menjadi larva ikan manfish berumur kurang lebih 2 minggu.

Pakan yang diberikan larva ikan berupa pakan alami yang sesuai dengan besar mulut larva ikan, dan tentunya harus memiliki kandungan protein yang tinggi seperti nauplii artemia sp. Pakan tersebut diberikan 2 kalisehari selama berumur kurang lebih 10 hari dan selanjutnya diberi pakan cacing tubifex.

Pendederan dan Pembesaran



Setelah telur ikan menjadi larva ikan manfish, langkah selanjutnya yaitu proses pembesaran ikan manfish. Setelah umur ikan 2 minggu kemudian pindahkan benih pada bak/ wadah pembesaran , mengenai bentuk bak yang digunakan terserah, adakalanya menggunakan bak fiber ataupun bak semen.

Hal penting yang harus ada saat pendedaran adalah terdapat aliran air kedalam wadah meskipun hanya sedikit, adapun kepadatan populasi untuk pembesaran ikan manfish sekitar 100 ekor/meter.  Pakan yang digunakan untuk pembesaran iakn manfish berupa cacing Tubfex atau pelet buatan hingga berumur 2 bulan dan mencapai ukuran 3 – 5 cm.

Penyakit dan Penanggulangannya



Agar proses pembesaran ikan manfish berjalan dengan lancar, anda harus menanggulangi segala penyakit yang mungkin akan menyerangnya. ikan Manfish memang dikenal rentan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu seorang pembudidaya ikan manfish harus mengelola ikan manfish dengan baik dengan mengatur kualitas air dan jumlah pakan yang diberikan.

Antara lain jenis penyakit yang biasa menyerang benih maupun indukan ikan manfish adalah Trichodina sp., Chillodonella sp. dan Epystilys sp, dan bakteri yang baisa menginfeksi ikan manfish adalah   Aeromonas hydrophilla. untuk mengatasi terjadinya serangan penyakit tersebut anda bisa menggunakan Formalin 25%, NaCl 500 ppm, dan Oxytetrachycline 5 - 10 ppm ,dilakukan dengan cara perendaman 24 jam.

Setelah ikan hias manfish tumbuh dewasa, maka langkah selanjutnya adalah proses pemananena ikan manfish. Untuk proses pemanenan ikan hias manfish bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu Pemanenan ikan manfish total dan panen secara berkala. pemanenan ikan manfish total bisa dilakukan dengan cara mengeringkan air kolam dan mengambil semua ikan yang ada.

Sedangkan pemanenan ikan manfish secara berkala bisa dilakukan dengan menggunkan jarring yang berguna untuk menyortir ikan manfish berdasarakan ukuran. Ukuran yang ditetapkan terserah sesuai dengan permintaan pasar ikan manfish.

Itulah Cara Budidaya Ikan Manfish yang berhasil kami rangkum, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi para pembudidaya ikan manfish. selain bermanfaat juga bisa mendapatkan keuntungan yang melimpah. Terimakasih atas partisipasinya. Salam Budidaya

Post a Comment

0 Comments